Luka Tanpa Penawar
- sscfib
- Aug 4, 2022
- 1 min read
Fernanda Dwi Stasia Putri
Angin malam berhembus kencang
Kulihat langit sunyi tiada bintang
Terlintas sebersit bayang-bayang
Yang hanya dapat dikenang
Dulu begitu indah
Setiap rasa yang kau beri terasa indah merekah
Sekarang hanyalah rasa gelisah juga gundah
Kenangan menjadi hambatan untuk terciptanya langkah
Kenangan indah terasa amat menyedihkan,
Karena mustahil terulangkan
Aku ingin lepas dari bayangan
Meski yang kugenggam hanya kenangan
Sampai aku sadari bahwa
Kau hadir hanya untuk menghibur luka
Aku terjebak di dalamnya, dan kau malah keluar
Serta meninggalkanku luka tanpa penawar
Magetan, 28 Januari 2022
Fernanda Dwi Stasia Putri, lahir di Magetan 3 Juli 2003. Sekarang sedang kuliah pada Semester kedua di jurusan Sastra Jawa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Menyukai kalimat yang tersusun indah bermakna sebagai motivasi, penghibur lara juga pengingat diri.



Comments