top of page

Mengenal Lebih Jauh tentang Gita Savitri Devi Melalui Buku A Cup of Tea

Cantika A. Anjani

Sumber gambar: milik pribadi


  • Judul buku : A Cup of Tea

  • Penulis : Gita Savitri Devi

  • Penerbit : Gagas Media

  • Tahun terbit : 2020

  • ISBN : 978-979-780-957-7

  • Ukuran : 13 cm x 19 cm

  • Halaman : 163 halaman

  • Harga : Rp77.000,00,-

  • Sinopsis :

“Mulut lo nggak sesuai sama jilbab lo.”

“Sekolah di Jerman tapi akhlaknya nol.”

“Bad influencer! Di mana manner lo?”

“Halah banyak bacot lo. Dasar attention seeker!”

“Lo nggak dididik dengan benar sama orang tua lo.”


Kita nggak butuh pisau untuk membunuh seseorang. Kata-kata yang ditujukan ke gue itu tentu bikin gue down. Semua ingin gue hilangkan dari ingatan, tapi nggak pernah berhasil. Nggak mengacuhkan omongan orang lain ternyata nggak mudah. Gue udah coba segala cara; self healing, curhat ke temen, curhat ke psikolog, semuanya. Namun, sampai sekarang kejadian itu masih terasa fresh di otak. seakan-akan baru kemarin menimpa gue.


Cyber bullying ini salah satu yang gue ceritakan di A Cup of Tea. Selain itu, gue menuliskan tentang perpisahan yang gue lewati, perjalanan yang mengubah diri, kehidupan setelah pernikahan, hingga kebahagiaan yang gue cari. Lewat buku ini gue berharap kita mendapat kekuatan untuk terus jalan, dan mencari untuk menemukan. “We are fighter. Don’t let other people sat otherwise.”


Gita Savitri Devi merupakan salah satu influencer yang memiliki pemikiran kritis dan mampu membuka pikiran pendengarnya sehingga dapat menghasilkan perspektif baru mengenai hal-hal di sekitar. Selain melalui kanal blog dan YouTube, serta postingannya di Instagram, ia pun menuangkan ide dan pemikirannya dalam bentuk buku.


Buku A Cup of Tea merupakan buku kedua dari Gita Savitri Devi yang menceritakan tentang kehidupannya, perjalanannya mengelilingi beberapa negara dalam kurun waktu terakhir, serta opini, dan perspektifnya tentang isu sosial terkini. Berbeda dengan nuansa dari buku pertamanya yang berjudul Rentang Kisah, buku ini juga menceritakan usaha penulis dalam menyembuhkan mentalnya yang diakibatkan oleh cyber bullying dan usahanya untuk mengenal dirinya lebih dalam.


Tampilan fisik dari buku A Cup of Tea, mulai dari sampul hingga isi buku yang estetik semakin membuat buku ini terlihat menarik untuk dibaca. Dengan mengambil tone berwarna coklat membuat buku ini terlihat elegan. Selain itu, penggunaan font dan ukurannya yang jelas, membuat pembaca nyaman untuk menikmati rangkaian isinya. Buku ini pun menyajikan beberapa foto dari Gita Savitri di beberapa negara yang dikunjunginya sehingga membuat pembaca senang dan bersemangat untuk menyelesaikan isi buku tersebut.


Bagian isi dari A Cup of Tea disajikan dengan bahasa yang mudah dipahami. Dari hal tersebut, penulis berhasil membawa pembacanya memasuki cerita yang dia tulis sehingga pembaca dapat ikut merasakan suka duka yang dialaminya. Selain itu, tema yang diangkat cukup ringan dan relate dengan keadaan di zaman sekarang ini, membuat buku ini menjadi memiliki daya tarik tarik tersendiri bagi orang-orang yang ingin melihat perspektif Gita Savitri tentang isu terkini.


Banyak kisah dan opini yang dituangkan Gita Savitri dalam bukunya yang satu ini, hal tersebut cukup membuat sudut pandang kita sebagai pembaca semakin terbuka dan sadar terhadap hal yang ada di sekitar kita, salah satunya dampak yang ditimbulkan dari cyber bullying. Dari hal tersebut, kita jadi belajar untuk lebih berhati-hati dalam bertindak dan berucap, utamanya di media sosial. Karena hal tersebut meninggalkan jejak yang tidak akan mudah hilang.


Dibandingkan dengan buku pertama Gita Savitri yang berjudul Rentang Kisah, isi dari buku A Cup of Tea ini lebih banyak menceritakan kisah pribadi penulis, sehingga terkesan seperti catatan pribadi karena isinya sedikit random dan tidak diurutkan pertopik, hal ini menjadikan beberapa cerita terkesan pendek, menggantung, dan tidak terlalu menonjol. Selain itu, dalam buku ini tidak terdapat daftar isi sehingga pembaca kesulitan mencari bagian bab dalam buku tersebut.


Dari keseluruhan rangkaian buku A Cup of Tea, sesuai dengan judul itu sendiri, buku ini bisa dibaca dan dinikmati dengan cara yang santai namun tetap terdapat nilai berharga dan hikmah yang disajikan Gita Savitri melalui quotes indahnya. Selain itu, foto-foto dari beberapa negara yang ia sajikan pun mampu membangkitkan semangat pembaca untuk turut bisa menikmati keindahan dan mengambil pembelajaran dari setiap perjalanan untuk kehidupan.

Comments


Postingan: Blog2_Post

©2022 oleh Sarasati Community. Dibuat dengan Wix.com

bottom of page